Riky Kurniawan

Antara Pemasaran dan Keuangan

3 years, 2 months ago - Tag: Dream, Fun, Opinion, Profile - Comment (7)

Ga berasa mau masuk semester 3, sekarang lagi minggu UAS. Di semester 3 dan 4 ada beberapa peminatan yang bisa dipilih: Pemasaran, Keuangan, SDM dan Perbankan.

Secara syarat masuk peminatan Perbankan adalah harus punya pengalaman 2 tahun di dunia perbankan, jadi hanya tinggal 3 pilihan buat gue. Dari 3 ini, pilihan lebih berat antara Pemasaran dan Keuangan.

Kelebihan jika memilih peminatan Pemasaran adalah gue suka membaca buku-buku strategi pemasaran, bagaimana sebuah produk bisa mempengaruhi kehidupan banyak orang dan menganalisa data (sales forecast, market survey, atau quesioner). Ga enaknya, dapetin data marketing untuk bahan thesis susah banget, butuh kerja keras karena datanya tidak disediakan begitu aja. Ada banyak siy metode pengumpulan data yang bisa dilakukan, tapi buat dapetin data primer butuh waktu dan tenaga. Data sekunder pemasaran bisa didapat dengan mudah dari Internet. Bicara soal data dari Internet, pak Nukman pernah melakukan kuisioner kecil-kecilan di twitter, dan diambil kesimpulan bahwa data yang diambil dari internet itu tidak belum bisa dijadikan referensi karya ilmiah, kecuali jurnal ilmiah yang di-share di internet.
Ide sementara gue adalah melobi pihak marketing kantor untuk berbagi data demi kepentingan riset atau kuisioner dengan hadiah menarik, iPhone misalnya (gue aja ga punya!)..yaa, apa aja dey demi kelancaran thesis.

Kalo gue milih peminatan Keuangan, masalah jadi sebaliknya. Untuk mendapatkan data, sangat amat mudah sekali. Jurnal atau laporan keuangan bisa diakses bebas, semua perusahaan yang listing di Bursa Efek (perusahaan tbk) pasti menyediakan data ini. Jadi dengan data yang ada, bisa dipastikan ga akan sulit menyusun thesis. Yang menjadi sulit adalah, sejak SMU pelajaran Akuntansi adalah momok buat gue. Gue selalu gagal untuk membuat kolom kiri dan kanan menjadi seimbang.

Dua-duanya siy sama serunya, membaca data dan mengubahnya menjadi informasi untuk diambil tindakan berdasarkan analisa.

Jadi gimana ya? mau mudah tapi ga suka atau sulit tapi suka.

hhmm..daripada pusing mikirin ini, mending gue belajar buat UAS dulu dey…sibuk mikirin yang masih jauh, mending kerjain tugas yang di depan mata.

Pakai blog gratisan atau ngurus sendiri?

3 years, 2 months ago - Tag: Fun, Opinion, Technology - Comment (6)

Baiknya yang mana ya? sebenarnya siy bukan nyari mana yang baik atau engga, cuma soal kenyamanan aja.

Menurut gue kalo pakai blog sendiri (dengan hosting tentunya), kita diberi kebebasan dalam mengurus blog kita. Bisa dengan mudah menentukan themes/plugin yang mau dipakai dan punya legacy atas klaim kita di dunia maya.
Berbeda dengan blog gratisan, kita dipaksa untuk mengikuti pilihan yang terbatas dari penyedia layanan..bisa siy diakalin dengan widget atau themes modifikasi tapi dengan embel-embel nama domain penyedia layanan, menurut gue kepanjangan dan ga personal. Yang bikin enak, selain gratis tentunya reliabilitas data yang disimpan di server layanan, berbeda dengan ngurus sendiri yang kalau ada masalah harus, well..ngurus sendiri.

Ada banyak pertimbangan memilih blog gratisan dan ngurus sendiri, tapi menurut gue yang paling berat adalah masalah legacy vs keberadaan posting setelah “gue ga bisa ngurus lagi”. Dua hal ini menjadi pertimbangan berat buat gue. Bagi sebagian orang mungkin masalah ini ga penting, geje atau masalah kecil.

Gue sempat mikir, misal gue ga dikasih kesempatan lagi buat ngeblog…siapa yang mau ngurus blog gue waktu gue ga ada, padahal gue pengen postingan-postingan gue menjadi sebuah legacy jejak langkah gue. Rather bit extreme, but that’s the only way I know to live eternally…a life worth remembering. Mungkin bisa dengan menulis buku, tapi gue bukan penulis komersil yang baik. Takutnya malah ngerugiin penerbit, struktur kalimat di blog ini ga jelas.

Solusinya pakai blog gratisan, data kita bisa diakses selama penyedia layanan tetap bertahan. Tapi…gue ga suka pakai embel-embel domain layanan gtu, gmana donk?

Atau pakai domain parking atau domain forwarder aja kali ya? mungkin ini jalan tengah yang bisa diambil. Alamat sesuai keinginan kita tapi penyimpanan data di urus oleh layanan penyedia blog. Artinya gue harus migrasi postingan blog ini…hmmm

ga penting banget yak? yeah well,..just another rambling thought aja, ^^

How to assembling Rubix from scratch for dummies

3 years, 2 months ago - Tag: Fun - No Comment (0)

Iseng mode on, disela-sela kerjaan kantor…

How to assembling Rubix from scratch for dummies

[bigger image]

Solo Backpacking ke Bangkok-Phuket-Krabi

3 years, 2 months ago - Tag: Dream, Fun, Photography, Travelling - Comment (57)
Solo Backpacking to Thailand

Persiapan sebelum perjalanan.
10-16 Februari lalu akhirnya melakukan perjalanan pertama ke luar negeri, sebuah pengalaman 6 hari yang penuh dengan wow-moment. Tiket ini dibeli pada masa promo Rp.0 dari AirAsia 9 bulan lalu (Mei 2009). Biasanya AirAsia melakukan promo Rp.0 untuk beberapa destinasi populer 2 kali setahun, silahkan daftar ke layanan Red Alert untuk mendapatkan informasi promo ini.

Dari rencana awal, ada beberapa jalur harus dibatalkan karena waktu terlalu singkat, tiket yang seharusnya Jakarta -Bangkok-Malaysia-Jakarta terpaksa harus diubah menjadi Jakarta-Bangkok-Phuket-Jakarta. Salah satu resiko yang harus diambil dari sebuah rencana. Sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan Malaysia, tidak ada yang menjadi daya tarik di negara tersebut selain 2 menara-tinggi-gue-lupa-namanya, ditambah adanya konflik pribadi dengan negara tetangga tersebut.

Waktu selama 9 bulan itu dimanfaatkan untuk 2 hal: mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk menyusun itinerary (catatan perjalanan) dan menabung. Dari draft itinerary yang disusun, maka minimal harus menabung sebanyak 300ribu selama 8-9 bulan, untuk detail biaya akan dijabarkan lebih lanjut.
(more…)

2012 minus 2

3 years, 4 months ago - Tag: Dream, Fun, Love, Profile - Comment (6)

Tahun lalu apa-aja-yang-pengen-gue-capai tidak dijadikan konsumsi publik. Evaluasinya adalah beberapa hal lupa dijalanin karena tidak dicatat, tapi target yang masuk daftar have-to-do alhamdulillah sukses dijalanin seperti melanjutkan kuliah dan aktif di organisasi sosial. Kalo gue simpulkan, tahun lalu adalah tahun kesabaran dan komitmen. Kalo di tahun² sebelumnya, gue bisa dengan seenaknya lakuin ini itu kesana kemari..kalo tahun ini ga bisa begitu karena beberapa kegiatan seperti kuliah dan Klub sosial sangat menyita waktu.

Jika dibandingkan antara tahun 2008 dan 2009, gue semakin meyakini sebuah hipotesa bahwa jika kita membagi mimpi kita pada dunia, dunia akan berkonspirasi dan bersinergi bersama untuk mewujudkannya. Jangan takut untuk tidak bisa mewujudkan mimpi yang ada, tapi takutlah untuk takut bermimpi.

Dengan menggabungkan metode S.M.A.R.T dan teknik MindMap, gue mencoba merangkai dan memvisualisasikan target tahun depan. Semuanya Insya Alloh bisa dicapai, this is a promise I make to fellow readers and to myself. Insya Alloh buat orang on-time (makhluk langka!) seperti gue, adalah 95% usaha kita dan 5% ketentuan Alloh. 5% itu kalau di surat kontrak masuk ke pasal Force Majeure.

Resolusi 2010

Resolusi 2010


4Life – Pengetahuan

Didukung oleh para ilmuwan dan dokter, produk Transferceutical 4Life yang dipatenkan, diteliti, dan digunakan oleh ribuan orang di seluruh dunia. Anda dapat mengalami sistem kekebalan tubuh yang cerdas dengan 4Life Transfer Factor dan menemukan betapa baik kesehatan optimal Anda bisa rasakan!
...cerita lengkap »»

4Life – Peluang Bisnis

Apakah Anda lelah bekerja untuk orang lain? Apakah Anda ingin mengontrol nasib Anda? Solusinya jalankan bisnis 4Life Transfer Factor di Indonesia. Peluang bisnis 4Life menawarkan kesempatan bisnis rumahan dengan penghasilan besar. Dapatkan hingga empat cek sebulan, perjalanan mewah ke lokasi eksotis, dan dukungan bisnis 4Life regional/internasional
...cerita lengkap »»

4Life – Pelayanan

Layanan 4Life satu dari tiga pilar visi 4Life yaitu Bersama, Membangun Masyarakat. Setelah sukses menjadi distributor 4Life yang berprestasi, kami percaya kami memiliki tanggung jawab untuk memberikan kembali dan membantu mereka yang kurang beruntung.
...cerita lengkap »»
God, grant me the serenity to accept the things I cannot change; the courage to change the things I can; and the wisdom to know the difference.