Riky Kurniawan

Update Q1 2010

3 years ago - Tag: Dream, Fun, Love, Travelling

Q1 2010 sudah berakhir. Sebelumnya ingin mengucapkan Selamat hari Buruh kepada buruh di dunia (termasuk gue), jika tidak ingin menjadi buruh dan mendapatkan penghidupan yang layak cari kesempatan di luar sana…selalu ada “ladang” yang bisa digarap untuk membuat hidup lebih baik. Don’t complain, change!

Juga, selamat hari Pendidikan Nasional, selamat buat yang sudah lulus ujian nasional pertama dan untuk yang ga lulus, belajar lebih keras karena masih ada kesempatan kedua. Dan hey! ga lulus UAN bukan akhir dari segalanya…hidup lo lebih berharga, jangan akhiri dengan sekaleng obat serangga atau berbuat yang akan kau sesali nanti.

Di awal tahun, membuat beberapa mimpi untuk diraih di 2010. Hey..Walopun kiamat 2 tahun lagi, kita harus tetap optimis bukan? heuehe

Mimpi di Q1 2010 tidak terlalu banyak dan muluk-muluk dan beruntung bisa mewujudkannya. Gue berhasil menaklukkan dan mendapatkan yang terbaik dari Bangkok-Phuket-Krabi. Untuk cerita mengenai petualangan di luar sana, silahkan baca post terdahulu. Gue juga akan sangat menikmati menceritakan kembali jika ditemani segelas Frappucino Mint. Sebuah pengalaman yang…ah sudahlah, lo pasti ngerti.

Semester 2 juga sudah berakhir, dan puas dengan hasil yang di dapat. Target IPK hampir tercapai, dari target IPK 3,5 cuma bisa dapat 3,4. Satu hal yang membuat bangga adalah nilai 4 untuk mata kuliah Manajemen Pemasaran. Jika flashback ke belakang, gue ga percaya dengan perubahan yang terjadi dalam diri. Pernah di ruang ber-AC dingin, keringat membasahi baju dan hampir bisa dipastikan baju itu bisa diperas hanya karna gugup menceritakan 7-9 paragraf artikel dalam bahasa inggris di kelas les bahasa Inggris. Dan dengan keluarnya nilai pada mata kuliah yang membutuhkan jam terbang presentasi yang banyak dan bagaimana cara mengemas ide sehingga menarik untuk disampaikan, sudah cukup membuktikan ada perubahan baik dalam diri.

Yang gue percaya adalah bukan seberapa besarnya pencapaian yang bisa kita raih, tapi seberapa besar margin atas pencapaian kita tersebut dibandingkan dengan diri kita terdahulu. Konsep yang berlaku juga pada, bukan seberapa banyak profit centre (salary, sidejob, profit) yang bisa kita raih dalam sebulan/setahun tapi seberapa besar margin saving (cost center – profit center) yang berhasil kita dapat dalam bulan/tahun tersebut. Jadi jangan anggap remeh pencapaian yang bisa diraih, meskipun itu kecil di mata orang lain.

Mengenai kerjaan kantor, ada surprise yang gue sendiri belum berani memimpikannya. Apa yang dikerjakan selama ini ternyata bernilai baik bagi orang lain dan mereka merasa pantas untuk memberikan sesuatu yang lebih. Mendapatkan kesempatan untuk promosi. Ada perubahan struktur organisasi pada department tempat bekerja, dan perlu diadakan seleksi untuk menempati pos-pos baru. Diberikanlah penawaran kepada orang-orang yang dirasa mampu. Tersedia 3 pos baru yang harus direbutkan oleh 5 orang, dan semuanya di luar daerah. Salah satu daerah yang diberikan adalah Regional Sumatera bagian Selatan, which is senang banget karena bisa berkumpul dengan keluarga. Di satu sisi masih belum bisa kembali ke daerah karena sudah terbiasa dengan kultur kejamnya kota, tapi di satu sisi gue dalam masa-masa labil dan merasa tidak ada alasan kuat yang membuat bertahan di sini. Tapi kesempatan tidak datang dua kali, apapun itu harus diperjuangkan.

Setelah melalui proses seleksi, gue ga lolos. Tapi manajemen menempatkan di pos baru yang lebih seru dan tidak pernah ditawarkan sebelumnya. Mereka melihat potensi lebih cocok untuk ditempatkan di Head Office. Alhamdulillah, somebody’s notice. Dan sekarang melakukan sesuatu yang lebih passionate dan berharap bisa mengeluarkan potensi terbaik dalam diri.

Tidak semua cerita harus bernada bahagia. Ini sebuah cerita lama namun sepertinya akan sulit untuk berhenti. Apa yang lo rasain jika seseorang yang pernah atau sedang kau cintai melakukan sesuatu yang menyakiti dirinya sendiri dan membuat kecewa orang-orang yang menyayanginya. Mengetahui kondisi seperti itu, penyakit saviour-complex gue kambuh dan ingin mebantu dengan cara apapun. Orang boleh bilang ini tindakan pahlawan kesiangan, kenapa harus peduli pada orang yang yang sudah menginjak-injak harga diri lo, atau malah tidak menghargai cinta lo. Gue sudah sering menerima tamparan ini dari orang-orang terdekat, tapi ada beberapa hal yang menurut gue tidak bisa mereka mengerti. My love is unconditional, no matter how hard she push me away there is something that can’t change.

Old habit hard to die. Ketika sebuah per ulir sudah ditarik sedemikan rupa, akan sulit untuk mengembalikan ke bentuk semula. Diperlukan tindakan yang persisten, periodik dan kondisi ekstrim untuk bisa mengembalikan itu. Mencari sesuatu pada tempat dan cara yang tidak tepat hanya akan membuat situasi semakin sulit dan complicated. Meskipun gue harus menerima kenyataan bahwa tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapat, gue harus melakukan sesuatu bahkan cara yang ekstrim sekalipun. Gue ga tau apakah cara yang sudah dilakukan akan berhasil, tapi jangan pernah kehilangan harapan. Jika bukan gue, mungkin suatu saat akan ada orang lain atau cara lain yang bisa. Do not give up on someone you love, when you give up..you just lose hope and don’t give permission to HIS way to work.

Have faith! You’ve done your best.

Sekarang mencoba untuk berhenti jadi manusia goa. Sadar bahwa cahaya itu cuma sebuah lilin/ atau obor atau bahkan api unggun. Gue harus bisa mencari cahaya lain di luar sana yang lebih hangat atau bahkan memberikan cahaya pada orang banyak.

Travelling terakhir adalah ke Bali. Tidak banyak yang bisa diceritakan di sini. Mungkin kurang bisa mengeksplorasi Bali, sehingga kurang ngerasa greget menikmati perjalanan. Jika diberikan kesempatan untuk kembali, mungkin akan dicoba kembali dengan mood yang lebih baik.

Yang bisa disimpulkan adalah, ketika lo sudah pernah melihat sesuatu yang lebih menarik maka hal lainnya akan menjadi biasa saja. Karena itu jadi mengerti kata teman yang belum mau diving ke Raja Ampat, karena dia takut ketika dia diving ke tempat lain makanya rasanya akan biasa-biasa saja.

Ubud

Tari barong

Kintamani

Penari Bali

GWK

.sekian


It's nice to have your comment(s) here »»