Job I would die for!
..dan kesempatan itu dibuka lagi,
Kalo lo punya passion dan nyali yang sama seperti gue, gabung yok!
Gue ga takut untuk bersaing dengan siapapun, karena siapapun yang nanti bisa lolos adalah orang² terpilih yang diberi amanah untuk memberangus penjahat kemanusiaan.
talk is easy..show me the code!
————————————

Kenapa saya ingin bergabung Mengapa saya pantas untuk bergabung
- Berangkat dari keprihatinan akan bahaya laten korupsi yang menggerogoti bangsa Indonesia, saya menawarkan diri mengabdi pada negara untuk menumpas penjahat-penjahat yang telah mencuri uang negara
- Saya
cukupsangat kompeten dalam membaca dan menganalisa data. Hal ini akan memberikan kontribusi positif dalam penanganan kasus-kasus korupsi - Dengan pengalaman lebih dari 4tahun di dunia Informasi Teknologi, meskipun masih seumur jagung, saya tahu benar dimana harus mencari informasi yang relevan. Kemampuan ini akan membantu mengubah data-data mentah yang ada menjadi sebuah informasi yang bermanfaat
- Menyukai tantangan dan suka mempelajari hal baru
- Social engineering adalah salah satu dari banyak keahlian yang saya miliki
- Terbiasa memberikan hasil di atas harapan
- Bisa bekerjasama secara tim dan juga mampu bekerja baik secara individu
- Merasa bangga menjadi bagian dari tim yang memberantas kejahatan terbesar bagi kemanusiaan
- Berikan saya akses Internet, saya akan bersedia ditempatkan di daerah mana saja
- Di tahun pertama, kedua dan ketiga bersedia di gaji setengah dari UMR
- Jika saya bergabung, KPK akan menerima tambahan personil yang akan memberikan kontribusi positif bagi kemaslahatan rakyat negeri ini
Gimana, udah menjual belum? Kalo belum menjual, gimana kalo ini…
I would sell my soul to this country to get this job!
yeah, I know…rather too much, heh?
Capek ati mendengar berita korupsi yang ga abis-abis…
Bangga akan sepak terjang KPK…
Nobody asks you to be a hero, but if you want to be one…Sometimes, you need to ask it.
Sawarna, keindahan pantai dan karang
Sawarna artinya satu warna. Sebuah desa tersembunyi di daerah Banten, Jawa Barat. Desa yang miskin perhatian namun kaya potensi ini seolah-olah mandiri dalam kesehariannya. Transportasi yang sulit dan prasarana yang terbatas tidak menjadikan desa ini tertinggal dengan daerah sekitarnya. Disamping potensi perkebunan, ada potensi tersembunyi lainnya yang bisa dijadikan aset daerah.
Kontras dengan namanya, Sawarna memiliki banyak warna. Hijau yang mewakili warna dedaunan hutan, kuning yang diwakili oleh hamparan sawah, biru yang hadir di lautan lepas dan langit yang cerah dibungkus dalam senyuman penduduk lokal.
Transportasi
Untuk mencapai desa Sawarna membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jarak yang harus tempuh dari Jakarta berkisar 8-10jam. Rute yang biasanya dipilih adalah dari Jakarta menuju Pendeglang/Rangkasbitung, dilanjutkan ke Malimping dan terus ke Bayah. Dengan rute ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah selama perjalanan. Walopun jalan berkelok-kelok dan kurang terawat, akan terbayar oleh indahnya pemandangan di kiri-kanan mobil.

Kegiatan
Ada beberapa kegiatan yang wisatawan bisa lakukan selama di Sawarna. Diantaranya:
- Caving
- Pantai Ciantir
- Tanjung Layar
Kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Goa Lalay. Goa yang dihuni jutaan kelelawar didalamnya. Goa ini juga telah mengukir stalagtit dan stalagmit yang indah.
Pantai ini termasuk pantai pilihan para surfer Internasional. Dengan ombak yang tinggi dan deras, biasanya pada pertengahan atau akhir tahun, pantai ini ramai dikunjungi para pehobi surfing.
Tak jauh dari pantai Ciantir, ada objek menarik untuk fotografi. Penduduk sekitar menyebutnya Tanjung Layar. Kumpulan karang yang dihempas oleh ombak laut. Pemandangan yang indah di surga yang tersembunyi.
Penginapan
Di Sawarna belum ada hotel atau penginapan komersil. Untuk menginap bisa digunakan rumah penduduk yang memang dikondisikan untuk para turis. Tempat menginap yang terkenal adalah Batara Guest House. Rumah Pak Hudaya seorang pengrajin gitar dan mantan lurah di zaman orde baru (20tahun). RUmah penduduk lainnya juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menumpang bermalam.
Dengan beragam pilihan wisata keindahan pantai, keunikan goa dan alternatif penginapan rasanya tempat ini bisa menjadi tujuan wisata Anda berikutnya.
Discaimer: This post is intended to participate and be a part of “Top Ten Hidden Spots in Indonesia” by Mike Aquino from http://goseasia.about.com. I hope this post can do something good for my beloved-dangerously beautiful-country, INDONESIA.
Pulau Sikuai, surga yang tersembunyi
Sikuai adalah salah satu pulau di kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Sebuah pulau kecil (40HA) dengan pemandangan yang memesona. Apakah anda pernah menonton The Beach yang dibintangi oleh Leondardo Di Caprio? Pada satu adegan Leonardo berlari dan tiba di tepi pantai Maya Bay di depannya terpancang karang raksasa dan gradasi air laut dari biru muda ke biru pekat. Mungkin itulah gambaran yang sedikit sama mengenai apa yang akan di dapat di pulau Sikuai.
Fasilitas yang terseia di pulau ini sudah dikelola dengan baik. Mulai dari track sepeda, perahu untuk canoing, banana boat dan snorkeling. Dengan tersedianya fasilitas ini banyak kegiatan yang bisa kita lakukan diluar berendam sinar matahari.
Sore harinya kita bisa menapaki anak tangga menuju “Sunset Plaza” untuk menikmati mentari yang kembali ke peraduannya. Di malam hari kita bisa makan malam bersama wisatawan lain diiringi live music.
Transportasi
Untuk mencapai Pulau Sikuai mudah sekali. Setibanya di Padang, silahkan menuju Dermaga Wisata Bahari Batang Arau. Di dermaga tersebut terdapat kantor pengelola yang mengurus pulau Sikuai. Tersedia paket yang bisa kita pilih, harga paket sudah termasuk biaya boat pulang pergi dari dermaga-sikuai. Jika Anda membawa mobil, juga tersedia parkir mobil khusus pengunjung pulau.
Kegiatan
Kegiatan yang bisa dilakukan selama berada di pulau diantaranya:
- Snorkeling
- Sepeda
- Canoeing, Banana boat
- Sunset
- Photography
Tak perlu repot untuk membawa perlengkapan snorkeling karena sudah disediakan pengelola. Dengan 100.000/jam kita sudah bisa menyelam dan mengagumi keindahan bawah laut.
Sikuai telah menyediakan track sepeda yang bisa kita tempuh satu putaran selama 45 menit. Kita bisa menyewa sepeda yang disediakan dengan harga 50.000/jam
Dengan menapaki anak tangga selama 30-45menit, kita bisa berada di puncak pulau dan melihat 360derajat ke arah lau dengan bebas. Di tempat ini kita juga bisa melihat mentari yang tenggelam di ufuk barat.
Bagi anda peminat fotografi, banyak sekali objek dan titik menarik yang bisa diabadikan oleh kamera Anda.
Penginapan
Karena pulau ini dikelola oleh satu pengembang, maka tidak ada pilihan lain untuk menginap selain villa yang disediakan. Harga yang dipatok cukup terjangkau, biasanya sudah termasuk paket ketika kita ingin menyeberang dari dermaga.
Biaya yang dikeluarkan untuk menyeberang, menginap 1 malam dan makan 3 kali sekitar 1,5-2jt (2-5org/kamar)
Dengan keindahan pulau, kemudahan transportasi dan fasilitas yang ditawarkan sulit rasanya untuk tidak mengunjungi tempat ini.
Discaimer: This post is intended to participate be a part of “Top Ten Hidden Spots in Indonesia” by Mike Aquino from http://goseasia.about.com. I hope this post can do something good for my beloved-dangerously beautiful-country, INDONESIA.
Ujung Genteng, mutiara di Selatan Jawa Barat
Ujung Genteng merupakan bagian dari daerah Sukabumi, Jawa Barat. Dengan geografis wilayah berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, Ujung Genteng mempunyai kekayaan wisata pantai yang terkenal dengan airnya yang bersih dan ombak yang besar. Namun, pantai ini cukup aman untuk para wisatawan karena ombaknya tidak membahayakan turis yang suka bermain di tepi pantai. Selain wisata pantai, Ujung Genteng juga memberikan banyak pesona alam lainnya seperti persawahan dan beragam air terjun dengan karakter yang berbeda. Dengan mendatangi Ujung Genteng, wisatawan seolah diberi paket penuh wisata alam.
Transportasi
Dari pusat kota Bandung/Jakarta, Ujung Genteng dapat ditempuh selama enam atau tujuh jam perjalanan. Selain menggunakan kendaraan pribadi, Ujung Genteng juga bisa dicapai menggunakan transportasi umum.
Ujung Genteng relatif mudah untuk dicapai dari pusat kota. Dari Jakarta ke Bogor menghabiskan biaya sebesar 7000. Setelah itu, dilanjutkan menuju Sukabumi dengan biaya 15.000. Dari Sukabumi, kita naik angkutan yang menuju Surade, kecamatan yang dekat dengan Ujung Genteng. Setiba di Surade kita bisa langsung ke Ujung Genteng dengan biaya 10.000. Selain transportasi umum, wisatawan juga bisa menyewa mobil atau dengan kendaraan pribadi.
Kegiatan
- Menyusuri Pantai>

Sejenak berlari dari kebisingan dan hiruk pikuk kota dengan menyusuri pantai dan mendengar deburan ombak.
Menyusuri Pantai - Pantai Pangumbahan
- Pantai Ombak Tujuh
- Pantai Cagar Alam/Akuarium
- Pantai Cipanarikan
- Wisata Air terjun
- Goa Sumbing
Malam hari sekitar jam 7-4, penyu akan naik untuk bertelur. Untuk bisa melihat aktifitas penyu ini wisatawan menunggu di pos dan akan dipanggil secara bergiliran ketika penyu sudah menemukan tempat untuk bertelur. Telur akan langsung diambil oleh petugas untuk menghindari pencurian. Konon, penyu baru bisa bertelur setelah berumur 50 tahun.
Paginya wisatawan bisa membantu untuk melepaskan anak penyu yang sudah 40 hari dierami.
Cocok untuk wisatawan yang hobi surfing. Dengan ombak yang besar dan pantai yang masih perawan, dapat memacu adrenalin para surfer untuk mencoba tempat yang satu ini.
Untuk masuk ke pantai ini, wisatawan harus mempunyai izin karena wilayah tersebut merupakan satu-satunya perhutanan. Di kawasan pantai ini akan ditemui fenomena alam yang menarik, gugusan karang seolah-olah membentuk akuarium.
Pantai bersih dan indah ini direkomendasikan untuk wisatawan yang ingin melihat matahari tenggelam.
Selain objek pantai, banyak sekali objek berupa air terjun yang bisa kita nikmatin untuk foto, berendam atau menikmatai pemandangan alam yang indah.

Bisa kita temui air terjun Cigangsa, air terjun Cikaso, air terjun Susun dan masih banyak lainnya.

Penginapan
Ujung Genteng mempunyai banyak pilihan untuk menginap. Dengan kisaran 100rb-200rb/malam, wisatawan bisa memilih fasilitas yang diberikan.
Pilihan penginapan diantaranya:
- Pondok Hexa
- Mamas Losmen
- Amanda Ratu
- Pondok Adi
- Deddy Losmen
- Pondok Iskandar
- Linda’s Resort
- Homestay Cigangsa
Dengan beragam pilihan wisata keindahan alam, kemudahan transportasi dan alternatif penginapan rasanya tempat ini bisa menjadi tujuan wisata Anda berikutnya.
Discaimer: This post is intended to participate be a part of “Top Ten Hidden Spots in Indonesia” by Mike Aquino from http://goseasia.about.com. I hope this post can do something good for my beloved-dangerously beautiful-country, INDONESIA.
Ujung Genteng, a pearl in the Southern Part of West Java
Ujung Genteng is a part of Sukabumi district, West Java. Being geographically adjacent to Indian Ocean, Ujung Genteng has a wealth of beach-tourism, famous with its clean water and big waves. However, this beach is quite safe for tourists because the wave is not dangerous for tourists who like playing around the beach. In addition to the beach tourism, Ujung Genteng also provides many other natural charms such as rice-fields and waterfalls with a different characters. Visiting Ujung Genteng can strongly make many tourists feel like having a full nature-tour package.
Transportation
From the center of Bandung/Jakarta, reaching Ujung Genteng can be a six or seven-hour trip. In addition to using private vehicles, Ujung Genteng can also be reached by using public transportation. Ujung Genteng is relatively easy to reach from the center of the city. From Jakarta to Bogor, the cost spent is Rp.7000. Then, proceeding to Sukabumi by spending Rp 15.000. From Sukabumi, we can get on a transport heading to Surade, a district close to Ujung Genteng. After arriving in Surade, we can directly go to Ujung Genteng by spending Rp 10.000. Besides public transports, tourists can also rent cars or private vehicles.
Activity
- Walking by the beach>

Getting away temporarily from the noise and the tumult of the city by walking by the beach and hearing the sound of waves
Walking by the beach - Pangumbahan beach
- Ombak Tujuh beach
- Pantai Cagar Alam/Akuarium (Wildlife Sanctuary Beach/ Aquarium Beach)
- Cipanarikan beach
- Waterfals
- Sumbing cave
At night around 7pm-4am, turtles will come up to lay eggs. In order to have a look at this turtles’ activity, tourists must wait in the post and will be called in turns when turtles have found some places to lay eggs. Eggs will be taken right away by the officers to avoid any theft. It is said that turtles can lay eggs after the age of 50 years old.
In the morning, tourists can help to release young turtles which have been hatched 40 days long.
Suitable for tourists who like surfing. With its big waves and cleanliness, this beach can stimulate surfers’ adrenalin to try this resort.
To enter this beach area, tourists must have a permit because it is the only forestry area. In this area, we can find an interesting phenomenon, groups of reefs look like an aquarium.
This clean and beautiful resort is recommended for tourists who are eager to see a sunset.
In addition to those beach resorts, many others such as waterfalls, around which we can enjoy taking and having pictures, swimming and submerging or just looking at the naturally beautiful view.
There, we can find the unique Cigangsa waterfall, the exotic Cikaso waterfall, and many others.

Lodging
Ujung Genteng has many places to stay. With a range Rp 100.000-200.000/nite, tourists can choose the facilities provided.
Options are:
- Pondok Hexa
- Mamas Losmen
- Amanda Ratu
- Pondok Adi
- Deddy Losmen
- Pondok Iskandar
- Linda’s Resort
- Homestay Cigangsa
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Phone: 021-7509271 or HP: 0813-80585444 0815-9372999
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Phone: 0266-212758 -241033 or HP: 0852-13507788 0815-72188558 0813-82586648
Cikarang, Ujung Genteng, Sukabumi.
Mr. Suwandi HP: 0813-81540455 or Mr Eno Sunaryo HP: 0815-63282922
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Phone: 0251-316902 or HP: 0818-101159
Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
HP: 0852-19319854
Pangumbahan, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Ms. Aisyah HP: 0815-63579959
Mr. H Iskandar HP: 0811-203375
Kampung Cibuaya, Desa Kelapa Condong, Gunung Batu, Ujung Genteng, Sukabumi.
Mr. Rachmat HP: 0813-16385510
Desa Cigangsa, Surade, Sukabumi.
Ms Sumiati HP: 0815-63593109
Lodging source: http://www.geocities.com/ujunggenteng/info.htm
Ujung Genteng, with its various options of natural beauty tours, relatively easy transportation, and many accommodation alternatives, can become your next tour destination.
Discaimer: This post is intended to participate be a part of “Top Ten Hidden Spots in Indonesia” by Mike Aquino from http://goseasia.about.com. I hope this post can do something good for my beloved-dangerously beautiful-country, INDONESIA.
