Me against the world IV (season training)
I used to against the world for something that really worth to fight,
and I lose so many battle I involve.
the battles has teach me something…
That I can’t walk against the lane, that I can’t swim oppose the stream, that our destiny has been written, and (the most ironic) that my skill is just average…
Life has teach me that being different is hard, but being normal is harder….and, it is a pain in the ass, that I can not do something more.
2 years from now on…is a training field for me to prepare for bigger battle. A wish-me-luck from you would be great…that’s all I really need.
Don’t Ask for a Lighter Load. Ask for a Stronger Back.
314 ‘2009
Pria itu sedang,..
menggapai mimpi-mimpinya,
bekerja dan belajar dengan jiwa raganya,
bermain dengan lensanya,
dan menyusuri jalan bersama tunggangannya,
Pria itu mempunyai,..
teman sahabat namun masih ingin terus menambahnya,
keluarga yang mencintai dicintainya,
cita-cita yang ingin diraihnya,
dan pekerjaan yang disyukurinya.
Pria itu terus berharap untuk diberi,..
kesempatan untuk beribadah,
tubuh dengan kesehatan yang baik,
hati yang penuh cinta kasih,
dan rasa sabar ikhlas menerima nikmat cobaan dari yang kuasa.
Pria itu masih ingin,..
berteman dengan kegagalan berkenalan dengan kesuksesan,
bermandikan keringat dan linangan air mata,
merasakan saripati kehidupan,
menikmati pahit manisnya pengalaman.
Pria itu terus berdo’a dan berusaha,..
untuk kebahagiaan keluarganya,
senyuman bangga orang tuanya,
rasa nyaman teman-temannya,
dan wanita yang akan jadi pendampingnya, dunia akhirat.
Job I would die for!
..dan kesempatan itu dibuka lagi,
Kalo lo punya passion dan nyali yang sama seperti gue, gabung yok!
Gue ga takut untuk bersaing dengan siapapun, karena siapapun yang nanti bisa lolos adalah orang² terpilih yang diberi amanah untuk memberangus penjahat kemanusiaan.
talk is easy..show me the code!
————————————

Kenapa saya ingin bergabung Mengapa saya pantas untuk bergabung
- Berangkat dari keprihatinan akan bahaya laten korupsi yang menggerogoti bangsa Indonesia, saya menawarkan diri mengabdi pada negara untuk menumpas penjahat-penjahat yang telah mencuri uang negara
- Saya
cukupsangat kompeten dalam membaca dan menganalisa data. Hal ini akan memberikan kontribusi positif dalam penanganan kasus-kasus korupsi - Dengan pengalaman lebih dari 4tahun di dunia Informasi Teknologi, meskipun masih seumur jagung, saya tahu benar dimana harus mencari informasi yang relevan. Kemampuan ini akan membantu mengubah data-data mentah yang ada menjadi sebuah informasi yang bermanfaat
- Menyukai tantangan dan suka mempelajari hal baru
- Social engineering adalah salah satu dari banyak keahlian yang saya miliki
- Terbiasa memberikan hasil di atas harapan
- Bisa bekerjasama secara tim dan juga mampu bekerja baik secara individu
- Merasa bangga menjadi bagian dari tim yang memberantas kejahatan terbesar bagi kemanusiaan
- Berikan saya akses Internet, saya akan bersedia ditempatkan di daerah mana saja
- Di tahun pertama, kedua dan ketiga bersedia di gaji setengah dari UMR
- Jika saya bergabung, KPK akan menerima tambahan personil yang akan memberikan kontribusi positif bagi kemaslahatan rakyat negeri ini
Gimana, udah menjual belum? Kalo belum menjual, gimana kalo ini…
I would sell my soul to this country to get this job!
yeah, I know…rather too much, heh?
Capek ati mendengar berita korupsi yang ga abis-abis…
Bangga akan sepak terjang KPK…
Nobody asks you to be a hero, but if you want to be one…Sometimes, you need to ask it.
..as we get older
Persimpangan

Pernah ga lo berada dalam suatu keadaan dimana lo keluar dari jalur, tapi tetap bergerak maju dan lo yakin pada suatu titik, akan berjalan sama jauh dan berdiri sama tinggi pada puncak yang berbeda.
Begini…
selama ini lo pengen ke pantai A dan udah berjalan dengan jarak sekian kilometer. Suatu saat lo dikondisikan keasyikan ‘nyasar’ sehingga kehilangan beberapa kilometer dari jalur awal.
Lo ga benar² nyasar, tapi berjalan ke arah pantai yang berbeda.
Untuk kembali ke jalur awal lo harus memutar mundur dan kembali ke jalan benar yang telah ditentukan.
Lo dihadapkan pada suatu pilihan, apakah harus berjalan mundur untuk berjalan di jalur awal atau melanjutkan perjalanan dan sampai pada pantai yang mungkin sama atau lebih indah dari pantai tujuan lo.
Posisi di atas yang sedang gue hadapin akhir-akhir ini. Entah kenapa tiap kali gue ngumpul ama teman-teman kuliah, makin menyadari ketertinggalan gue. Mereka yang udah certified professional, mereka yang udah menghasilkan game, mereka yang udah membuat puas banyak klien, mereka yang..ah, sudahlah…makin lama ngumpulin prestasi mereka makin berasa nothing diri ini.
Bukannya gue ga puas dengan apa yang selama ini telah dicapai, tapi gue benar-benar bangga pada mereka yang tetap berada di jalur dan juga membuat prestasi.
Rival
Balik lagi ke analogi. =)
Rival itu ibarat mobil hitam di jalan tol.
Ketika lo berada di jalan tol, seketika sebuah mobil hitam melaju kencang melewati lo. Sepintas dilihat, tidak ada yang berbeda dengan mobil yang lo kendarai. Perlahan lo menginjak pedal gas lebih dalam, tanpa lo sadari lo berjalan 20km/h lebih cepat. Fokus lo cuma satu, mobil hitam yang ada di depan. Lo ga berniat untuk mendahuluinya karena ini bukan balapan, lo juga ga mau ketinggalan jauh di belakang karena lo sama-sama make kijang butut.
Mobil hitam itu yang sekarang hilang entah kemana, paling tidak gue belum menemukannya lagi.
Hilangnya rival itu yang membuat lo terlena dan kehilangan arah.
Sekarang, lo punya kesempatan untuk balik arah tapi juga punya kesempatan untuk terus berjalan.
Gue ga bertanya karena sebenarnya,..apapun jawaban dari pilihan di atas adalah sama baiknya. Hanya butuh sebuah pembenaran dan semoga gue bisa menemukannya seiring proses dan seirama waktu.



