CakePHP 1.2stable is released
Darn…It looks like I live under the rock, recently…
http://bakery.cakephp.org/articles/view/the-gift-of-1-2-final
..get it while it’s hot!
Inilah alasan kenapa blog gue ga masang adsense
I dont need money more than I need self-actualization.
- from him
Huahahaha, akhirnya gue menemukan kata yang tepat kenapa ga punya alasan buat masang adsense di blog ini.
walopun blog ini jablay komentar..traffic-nya cukup buat bayarin hosting, domain dan akun pro flickr buat 2 tahun.
Who is free2rhyme@yahoo.com?

Pernah liat id free2rhyme@yahoo.com? kalo lo punya email yahoo! pasti ga asing ama id ini.
Karena penasaran, gue googling siapa dia. Ternyata gue ga sendiri.
WordPress 2.7 Coltrane
Test posting dengan quickpress (posting @ dashboard) WP 2.7 Coltrane
Lomba PPIC 2008
PPIC game (Planning, Production and Inventory Control) merupakan permainan yang dirancang menyerupai kondisi nyata produksi dimana masing-masing tim terdiri dari 10 orang peserta yang masing-masing diposisikan sebagai GBB (Gudang Bahan Baku), WS1 (Work Station 1), WS2, WS3, Purchasing, Sales, GBJ (Gudang Bahan Jadi), Supplier dan PPIC.
Masing-masing tim akan diberi data peramalan permintaan dan time study, untuk dapat menyusun rencana produksi, menyusun aliran proses dan tata letak container/gudang, menerapkan metode optimasi sehingga akhirnya terbentuk sistem PPIC yang baik.
Dengan bermodalkan permintaan produk dan keadaan inventory pada saat permainan, tim peserta diharapkan mampu melaksanakan sistem PPIC-nya dengan mengupayakan tingkat inventory dan keterlambatan seminimum mungkin. Tim dengan laba terbesar adalah pemenang permainan ini.
Perusahaan tempat saya bekerja (Esia) menawarkan kepada karyawan untuk mengikuti lomba ini sebagai ajang pelatihan dan tolak ukur (benchmark) sistem internal dengan perusahaan lain. Kami menyambut tawaran tersebut dengan antusias dan gue mengambil peranan sebagai ketua tim. Secara latar belakang pendidikan, lomba ini bukan berada pada kompetensi gue. PPIC membutuhkan latar belakang pendidikan Teknik Industri dan kompetensi gue ada pada Teknik Informatika. Namun gue yakin dengan informasi yang tepat, dukungan dan kekompakan tim lomba ini dapat kami jalani dengan baik.
Pada minggu pertama, yang gue lakukan adalah mengumpulkan informasi mengenai lomba ini sebanyak-banyaknya. Mulai dari kompilasi informasi dari website resmi, mencari informasi dasar mengenai apa yang dimaksud dengan PPIC, mengumpulkan dokumentasi gambar dan video, dan menanyakan syarat keikutsertaan ke panitia. Informasi yang telah dikumpulkan lalu dirangkum agar poin-poin penting mudah dimengerti.
Setelah memberikan briefing singkat dan brainstorming sesama tim, kami menyusun strategi untuk lomba ini. Kendala terbesar yang kami hadapi adalah jadwal rapat dan latihan yang harus disesuaikan dengan jadwal kerja. Strategi yang kita ambil bersama adalah mengambil waktu ketika jam istirahat atau sepulang kerja.
Jadwal rapat yang terbatas mengharuskan kita untuk menggunakannya secara efektif. Mulai dari ketepatan waktu masing-masing anggota, pembahasan agenda yang menjadi poin penting sampai pada penyampaian ide yang lugas tapi jelas. Ringkasan (MoM) dari hasil meeting di-share melalui email yang dikirimkan ke masing-masing tim dengan tujuan jika ada tambahan ide bisa langsung dibagi tanpa harus saling temu.
Jadwal latihan yang terbatas harus kita gunakan secara efektif. Persiapan sudah harus tersedia sebelum latihan dimulai. Form tanda terima, form job order, peralatan simulasi dan meja sudah harus tersusun rapi di ruang latihan. Ini dengan tujuan waktu latihan dapat benar-benar efektif digunakan untuk latihan. Persiapan ini kami lakukan secara paralel dengan pendelegasian.
Lomba disusun sedemikian rupa untuk dimainkan 10 orang. Untuk menghargai jadwal anggota lain, jika ada keterlambatan dari waktu tenggang yang sudah disepakati bersama, maka jadwal latihan akan dibatalkan dan konsekuensi yang dipahami bersama adalah kehilangan waktu untuk memperbaiki tim.
Tantangan gue sebagai ketua tim adalah menyamakan tingkat pemahaman mengenai materi lomba ini. Karena latar belakang pendidikan masing-masing anggota yang beragam. Mengatur jadwal anggota tim dengan work-load yang berbeda-beda juga menjadi tantangan tersendiri. Dengan pemahaman visi dan tujuan bersama, tantangan tersebut kami ambil sebagai sebuah kesempatan untuk mempelajari manajemen waktu dan multi-tasking.
Tugas gue sebagai ketua adalah membantu tim untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang sudah mereka miliki tapi tidak disadari dan mengurus hal-hal yang berhubungan dengan administrasi seperti menyusun jadwal latihan, rapat dengan panitia dan administrasi lomba.
..alhamdulillah, kerja keras…kesabaran…dan kerjasama tim yang baik membuahkan hasil yang baik pula. Tim eXpresia dari Bakrie Telecom memenangkan pertandingan ini.

“I’m the best because I work with the best”
-Harry Stamper, Armageddon


