Riky Kurniawan

Backpacking ke Ujung Genteng 24-26.01.09

1 year, 1 month ago - Tag: Uncategorized

Weekend panjang ini (24-26 Jan ‘09) gue ada rencana backpacking bareng anak² indobackpacker. Ini bukan acara resmi IBP, tapi semuanya berawal dari ajakan kang Giman untuk backpacking di milis IBP. Gue dan beberapa orang lainnya tertarik ikut, dan dimulailah diskusi travelling ke UG.

Sedikit melakukan travelling merupakan resolusi tahun ini, mengingat ada agenda yang menjadi prioritas yang lebih diutamakan. Tapi gue harus mengingkari janji sendiri, karena tawaran yang diberikan tidak bisa ditolak.

Who can’t stand the invitation from some traveller who are already travelled around Indonesia and the world?!

Ada apa di Ujung Genteng? ada banyak Point of Interest di sana, tapi biasanya adalah melihat penyu bertelur.

Gue ga janji akan memberikan cerita sebalik dari sana (cerita ini dan ini, dll lebih menarik), tapi Insya 4llah gue akan update dengan beberapa hasil jepretan gue dkk selama di sana.

Gue ga mau berekspektasi untuk perjalanan kali ini, hal yang biasanya gue hindari dalam merencanakan sebuah perjalanan adalah ekspektasi. Dengan ekspektasi, artinya gue sudah membuat standar yang harus gue liat dan gue dapat. Jika tidak sesuai dengan keinginan (karena time-frame yang padat dan faktor cuaca), yang gue dapat cuma kekecewaan.

Tapi satu hal yang penting dalam perjalanan adalah perencanaan. Dengan perencanaan yang matang, setengah perjalanan telah kita lalui.

Hope for the best, prepare for the worst.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Berikut hasil brainstorming bersama peserta travelling, disarikan oleh May Rosi Wibawa (a.k.a Kang Giman)

Agenda: Brain storming backpacking Ujung Genteng
Lokasi: SAS café sky dining plaza semanggi 10 Floor 16/1
Nama & Tempat Kegiatan : Backpacking Ujung Genteng 24-26 January 2009

Rundown event : berangkat dengan menggunkan kendaraan umum alis ngeteng dan menginap di tenda atau homestay. Dengan obyek curug dan goa sekitar surade juga pantai dan pengakaran penyu di ujung genteng. Pembahasan ini di hadiri 15 orang, dan semua sepakat kalau kita ngeteng ada beberapa alternativ rute dan tanggal keberangkatan.

Alternativ 1,
Kumpul di kampung rambutan jam 20.30, kemudian menuju ciawi bogor, setelah itu naik mobil angkutan ke Lembu situ sukabumi, dari lembu situ kemdian naik angkot ke surade dengan estimasi jam 9 berangkat dari jakarta maka jam 4 dini hari sudah sampai di surade, sampai di surade langsung charter angkot menuju sungai cikaso untuk kemudian menuju curug cikaso, atau bisa juga turun di pertigaan atau sebelum jembatan cikaso dan memutuskan untuk jalan darat kurang lebih 15 menit – 30 menit dari air terjun kemudian menuju curug cigangsa, dari curug cigangsa, kemudian di lanjut ke GOA apa bila jam masih menunjukkan jam 15.00 bisa menuju ke ondok adi untuk menyewa cotage as per info 150.000 per cotage with capacity 10 people without sofa and bed, just room and toilet. Beli ikan di pelelangan ikan trus bakar ikan dan paginya menuju hutan cagar alam yang kemudian dilanjut ke pantai aquarium sekaligus mengejar matahari terbit di sunrise timur, jam 8 balik ke penginapan atau langsung charter mobil ke arah amanda ratu dan cipenarikan, dan sorenya ke pengakaran penyu, tapi sebelumnya bertanya kepada penjaga apakah kita bisa menginap di mes setelag itu baru menuju ke cipenarikan untuk mendapat moment sunset, dan kemudian ke pengakaran penyu, dan paginya langsung balik ke jakarta atau mencari spot lain.

Alternativ 2
Kumpul di bogor jam 7 pagi, tetapi ada juga rombongan yang akan jalan jumat malam dan stay di masjid deket tugu kujang sebelum terminal baranagsiang bogor. Dari bogor menuju sukabumi dan kemudian ke surade, dengan teknik ini bisa di tempuh antara 8-10 jam bila macet estimasi sampai adalah jam 15.00 kemudian charter mobil untuk menuju ke sungai cikaso yang selanjutnya menuju curug cikaso melalui jalur sungai. 1 jam berikutnya mencari homestay, ada saran mencari warung ibu tuti/ pak ibot untuk menanyakan apakah ada rumah yang bisa di jadikan homestay, dari curug cikaso esok harinya kita lanjutkan perjalanan ke cigangsa dan goa kemudain makan siang di RM. Remaya, dan kalau bisa minta sama supirnya untuk kemabli ke jalan seperti saat berangkat bukan memutar trus menuju ke vila amanda ratu, optioanal tapi bila tidak langsung menuju ke pengakaran penyu dan nego apakah bisa tinggal di mes, setelah itu kecipenarikan, setelah mengejar sunset kemudian ke penangkaran penyu sambil berharap bisa melihat penyu bertelor atau paginya pelepasan anakan penyu ke lautan, kemudian kira-kira jam 8 pagi sambil pulang mapir ke cagar alam dan menuju pantai aquarium dan sunrise timur dan pulang ke jakarta.

Estimasi biaya
- Jakarta bogor IDR 7K
- Bogor – Sukabumi IDR 15-17K
- Sukabumi – Surade IDR 20K
- Total = 7+17+20= 44K

  1. Surade – UG IDR 10.000
  2. Ojeg UG- Penangkaran Penyu IDR 15K
  3. Surade – Sungai Cikaso IDR 10K
  4. Kapal Sungai Cikaso IDR 50-80K @ 10K bila 1 kapal isi 10 orang. Tapi rata2 15 orang.
  5. Jarak tempuh sungai cikaso ke curug adalah 1 jam
  6. Jarak tempuh cikaso cigansa sekitar 1 jam juga
  7. Jarak tempuh cigangsa goa juga sekitar 2 jam karena selain dengan kendaraan juga di sambung dengan onfoot karena angkutan belum bisa masuk dan harus melewati pemukiman
  8. Tiket masuk curug IDR 2K (2 Curug 4000)
  9. Guide IDR 20K untuk 5 Orang
  10. Fee buat Juru kunci IDR 150 K
  11. Charter angkutan 3 days is about IDR 300K / 450 K kalau ramai bisa 450 K
  12. Home stay IDR 200- 350 K free charge kalau pakai tenda
  13. Estimate all budjet/Orang IDR 250 – 400 K

Periperal atau peralatan

  1. Peta dan Rundown acara
  2. Tas punggung / backpack
  3. Raincoat / mantel/ ponco
  4. Celana (recomended sih celana panjang, tapi pendek juga bisa) 2 buah
  5. Kaos (recommended sih pakai lengan panjang) 2 buah
  6. Sepatu/ Sandal (Optional)
  7. Tenda(Optional)
  8. Sleeping bag, (sebenarnya penting dan harus, walau bisa juga pakai matras / ponco
  9. Tas kecil untuk taruh obat2an, dompet dan document kalau bisa dari bahan anti air.
  10. Obat-obatan minimal plester, dan obat sakit kepala atau obat yang khusus misal bagi penderita penyakit asma atau dalam masa penyembuhan.
  11. Kantong plastic untuk safety masukkan semua pakaian kering kedalamnya supaya tidak basah ketika air hujan rembes kedalam tas.
  12. Topi untuk melindungi kepala dari panas, dari air hujan supaya tidak contak langsung dengan kepala atau selama caving / di salam goa
  13. Kaos kaki, kering untuk menjaga suhu tubuh ketika tidur malam dan melindingi kaki dari biatang atau serangga (sarung tangan/ opional)
  14. Jacket usahakan tidak terlalu tebal sehingga tidak mempengaruhi berat tas, karena hanya di pakai ketika tidur. Atau ketika udara cukup dingin.
  15. Mie Instan 3-5 buah ditambah dengan sarden1-2 /orang
  16. Garam dapur, untuk di tebarkan di sekitar tenda katanya sih sebagai pengusir hewan melata seperti ular.
  17. Piring dan Gelas, sendok (optional)
  18. Alat kebersihan ( sabun, pasta gigi, dan handuk kecil)
  19. Tempat air minum / Peples
  20. Alat Masak (Optional)
  21. lotion / sub block, lotion anti nyamuk juga lipegloss (Optional tapi kadang perlu untuk menghindari kulit iritasi, karena sering terkena air dan kering)
  22. kopi/ jahe atau penghangat lain (Optional) tapi vitamin B cukup bagus untuk membantu tubuh atas ketersediaan vitamin ketika badan pegel2 sekarang sih udah ada fatigon dan sejenisnya.
  23. Alat tulis dan Alat komunikasi

Aturan main,


It's nice to have your comment(s) here »»