Riky Kurniawan

Lowongan CPNS

5 months, 2 weeks ago - Tag: Opinion - Comment (3)

Lagi banyak lowongan CPNS akhir-akhir ini, sepertinya negara lagi butuh banyak abdi negara.

Masih belum minat kecuali KPK.

Ada yang bisa share kenapa mau melamar jadi PNS atau kenapa ga mau jadi PNS?

Aktif di milis

5 months, 2 weeks ago - Tag: Opinion - Comment (1)

Selama ini banyak ikut milis. Mulai dari programming, fotografi, database, komunitas, kuliner, travelling, OS platform, gadget, sosial, pengembangan diri, lowongan kerja, sampai milis junk pun diikuti.

Bukan berarti ga ada kehidupan di luar sana karena harus membaca setiap email masuk, tapi karena suka sistem milis yang membuat informasi tersentralisasi. Gue bisa tau headline informasi dan topik terpanas dengan lebih cepat, kalo pengen tahu detail tinggal baca koran atau googling.

Sering dari email yang dibaca ada pertanyaan-pertanyaan yang bisa gue jawab, tapi terkadang agak sungkan karena faktor malu. Malu takut salah, malu dianggap sok tahu, malu tidak memberikan informasi secukupnya dan malu-malu yang lain. Secara etika milis, gue tahu bagaimana cara menjawab yang baik tapi faktor low-self-esteem yang membatalkan jari menekan tombol Send.

Tapi nyesel juga klo ada pertanyaan dan jawaban yang dikasi sesuai dengan jawaban gue. Sepertinya sudah harus memberanikan membagi informasi walaupun cuma satu ayat, asal jangan satu baris saja karena one-liner adalah pendosa dibeberapa milis.

There is no such thing as too much information.

How I met their mother

5 months, 2 weeks ago - Tag: Opinion - Comment (15)

Rencana semasa kuliah, pengen nikah di umur 30an. Gue mikir masih banyak ambisi yang harus diraih, semisal menguasai dunia. Makanya ga terlalu ambil pusing dengan rencana pra-nikah. Gue mikir, di umur segitu gue dah dewasa (apa defenisi dewasa sebenarnya?), secara emosi stabil, secara finansial mapan dan mungkin jadi sedikit lebih ganteng. Pada umur itu gue ngerasa ga akan ada cewek yang akan menolak pinangan dari seorang pengeran kodok yang punya rumah, mobil dan suka travelling.

Merit

Tapi, rencana berubah setelah gue ngobrol ngalor-ngidul dengan teman, namanya Ismail (some of you may know him).

Topiknya ringan, isinya kosong (lho!). Waktu itu gue lagi tidur-tiduran di kamar kosnya dengan dia dengan lembut membelai rambut gue (!). Kagalah, kita lagi makan di warung padang samping sekret BNCC. Dia nanyain, “K, target nikah umur berapa?” santai gue jawab “30an”. Dia spontan jawab, “kelamaan”. Dia menyingkirkan piring di depannya dan memberikan gue beberapa analisa.

Awalnya iman gue ga goyah, karena gue orangnya keras kepala. Gue masih dengan keyakinan bahwa gue belum jadi siapa-siapa sebelum umur 30an. Namun, sejauh ini berlari, rasanya kesepian juga lari-lari sendiri…jadi pengen ada yang nemenin dan terkadang gue jadi ingat analisa temen tadi. Pengen ada yang nemenin sahur, pengen ada yang jadi makmum sehingga gue bisa belajar jadi imam yang baik, pengen ada yang nunggu/dijemput waktu pulang, pengen ada alasan kenapa kerja banting tulang seharian, pengen ada alasan gue balik cepat, pengen ada tempat curhat, pengen ada yang belai rambut waktu gue lagi down, pengen ada yang ngatur finansial, pengen ada yang ngaturin jadwal gue yang berantakan, pengen ada yang ngecupin waktu lagi lelah dan pengen ada yang ngangetin di malam hari yang dingin. Huaaaa, pengen semuanya..terlebih lagi karena gue pengen melengkapin agama gue.

Ada masanya gue cerita tentang aktifitas, ada masanya gue cerita kerjaan, mungkin sudah ini masanya gue membuat sebuah cerita bagaimana gue bisa ketemu dengan ibunya anak2. ^^

So readers, let the story of ‘How I Met Their Mother’ begins…

Great Lessons of Life

5 months, 3 weeks ago - Tag: Opinion - No Comment (0)

Separuh Jiwaku Pergi

5 months, 3 weeks ago - Tag: Opinion - Comment (2)

Nulis ini sambil nyambi sembari lagi sedang *word abuse* nonton Just Alvin di Metro TV, tokoh yang diangkat adalah Anang. Kita semua tahu bahwa Anang sedang dirundung masalah. Bukan masalah Anang dan KD yang akan gue angkat dan ga mau juga menjadikan postingan ini sebuah berita ghibah. Yang pengen gue garis bawahi adalah sikap yang ditunjukkan Anang dalam menghadapi masalahnya. Anang begitu tenang meskipun emosinya sedang meluap-luap. Dia bisa menjawab pertanyaan Alvin dengan bijaksana. Dia bisa menerangkan kenapa dia mengambil keputusan dengan baik dan lancar. Dia tetap menghargai (mantan) istrinya dan tidak menyalahkan keadaan, dia ikhlas.

Kata-kata yang gue suka terlontar dari Anang adalah alasan kenapa anak-anak harus ada dibawah asuhan dia, dia mengatakan bahwa anak adalah amanah Illahi yang menjadi tanggung jawab si bapak. Karena ibu bisa saja kawin lagi dan mempunyai anak dengan suami barunya, yang menjadi masalah apakah suami baru mau menerima anak yang bukan darah dagingnya. Juga bahwa dia selama 13 tahun sudah berusaha mempertahankan hubungan keluarganya meskipun dia sudah lama tahu kondisi (mantan) istri. Dia memposisikan dirinya sebagai kepala keluarga yang harus bisa bertindak laiknya seorang kapten, yang harus tenang dalam menghadapai badai rumah tangga. Dia tau betul posisinya sebagai Imam.

Semoga Anang bisa kembali menemukan Separuh Jiwanya yang kini telah pergi.

penting ga penting: info Anang&KD ini sama hebohnya buat gue dengan info gempa Tasikmalaya kemarin. Dan salutnya lagi, koq gue bisa kelewatan info ini yaaaa…secara gosip pagi jadi temen sarapan,,hauahahha..daripada nonton berita korupsi yang bikin makan ati, mendingan liat tampang artis yang bikin seger pagi hari.

—-

Separuh Jiwaku Pergi
Memang indah semua
Tapi berakhir luka

Reff:
Benar ku mencintaimu
Tapi tak begini
Kau khianati hati ini
Kau curangi aku

Kau bilang tak pernah bahagia
Selama dengan aku
Itu ucap bibirmu
Kau dustakan semua
Yang kita bina
Kau hancurkan semua

  • Page 1 of 2
  • 1
  • 2
  • >

About

  • Only a man in a silly-red-shirt, digging for a kryptonite on this one-way street.
    (Still) trying to be something more than just a blip on the radar-screen

Elsewhere

Syndications

Meta

God, grant me the serenity to accept the things I cannot change; the courage to change the things I can; and the wisdom to know the difference.