Virus Brontox
Jam 10an td gw di sms sama Linda buat benerin kompnya yang kena virus brontox. Gw jadi ingat nasib salah satu temen gw (Joeboe) yang kena virus ini juga dan pernah nelpon gw, katanya virus ini membuat satu file aplikasi didalam sebuah folder dan punya nama yang sama dengan folder rootnya (bingung khan…). Intinya niy virus annoying banget, masa buka command prompt aja bisa restart, trus buka regedit juga restart, install anti virus ga bisa…so suckz huh!!
Akhirnya gw ke sana, meskipun di jalan gw juga sempat mikir mau basminya pake apa..Soalnya AFAIK(As Far As I Know) klo virus udah masuk ke suatu system anti virus juga susah buat hapusnya kecuali si anti virus udah dibekali dengan ilmu khusus..
Tapi dengan bantuan si Ono (teman linda, red) kita berhasil membunuh si kuman..
Disini gw mencoba untuk sedikit share.
1. Lo harus hentikan semua proses yang berhubungan dengan aktifitas si virus. Pake ctrl+alt+del ga akan mempan, pake command prompt secara paksa(taskkill -f nama_proses) juga ga mempan dan akan buat komputer lo restart sendiri. Jadi gmana donk? take it easy bro…lo musti install program 3rd party yang menyediakan process manager dan registry editor. Lo bisa pake TuneUp Utilities 2004 atau System Mechanic 5. Lalu jalankan juga StartUp Manager dan delete semua StartUp yang menjalankan virus
NB : Jangan terbalik, kill process harus dijalankan terlebih dahulu
2. Klo lo udah matiin semua proses dari program yg dah gw sebutin diatas (lo juga bisa pake program lain koq), lo masuk ke registry editor dan cari semua key yang bernilai “brontox”, “bron*”, “eksplorasi” , “sempalong” dan delete semua key diatas. Biar dia ga ngeload si virus lagi ketika restart.


3. buka “Start-Run” dan ketikkan “gpedit.msc”, lalu buka “User Configuration – Administrative Templates – Windows Explorer” Lalu cari dan buka key Removes the Folder Options menu item from the Tools menu dan pilih not configured lalu apply

4. Dari Windows Explorer buka “Tools-Folder Options” dan view semua hidden menu (ada di tab view-Show hidden files and folder)

5. Terus lo masuk ke /\Windows/\ShellNew dan delete folder “eksplorasi” (hidden folder)
6. Masuk juga ke folder “/\Documents and Settings/\Profile komputer lo/\Local Settings/\Application Data/\” dan delete semua folder yang mencurigakan (folder(s) that have name bron.tox, dkk)
7. Terus, untuk memastikan semua anak2 brontox mati, lo search komputer lo (search drive yang ada system lo aja, biar cepat), dan pilih advanced search. Pilih file yang modified-nya ga lama setelah lo kena virus brontox dan dengan ukuran file tak lebih dari 100kb. View secara detail dan delete semua file ber-type Application.
Setelah itu lo restart dan pastikan virus itu udah ga ada lagi dengan cara :
Buka command prompt dan run sebuah batch (entah itu dir, del, dkk ), klo ga restart lagi berarti lo dah bebas dari si virus.
Hint : Cara hilangin virus dari disket ato flash disk yang dah keinfeksi, search semua file di flashdisk lo, view secara detail dan delete semua file yang ber-type Application dan ber-icon folder.
Mulanya, kita agak susah juga buat hilangin si virus. Bahkan kita harus ulang 3-4 kali karena secara tak sengaja gw meng-eksekusi si virus kembali dari flash disk Linda. But you know!? Practice makes perfect, buktinya pas benerin kompienya si I, kita sama2 membasmi si virus tanpa kesulitan.
Brontox?! siapa takut,,,,
Bingung ?! Feel Free to ask
Seven Swords
Tadi sehabis nonton a lot like love, si CanCan main ke kos dan dia liat ada DVD seven swords di kamar gw..Eh, ternyata dia juga lagi nyari DVD itu..Akhirnya kita nonton bareng aja Seven Swords-nya.
Sesuai judulnya, film heroic dari negeri tirai bambu ini menceritakan tentang nilai-nilai kepahlawanan dari 7 orang yang masing-masing memiliki pedang sakti mandraguna. Mereka “turun gunung” demi membasmi tirani yang selalu meneror penduduk desa.
IMHO(In My Humble Opinion), ga rugi klo lo juga nonton film yang satu ini. Dengan sedikit bumbu romantisme, film laga aksi heroic ini bisa menghibur dikala senggang………………
A lot like love
Barusan selesai nonton a lot like love, Gw tau film ini dari salah satu blogger yg gw baca..dan ternyata filmnya emang bagus, mungkin karena yang main si Kutcher kali ya..
Sebenarnya, a lot like love ini hampir sama dengan film-film komedi romantis lainnya. Tapi jalan ceritanya menarik untuk diikuti. Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi masih saling menyangkal satu sama lain, dan akhirnya dibutuhkan waktu 6 tahun untuk mereka menyadari bahwa mereka memang saling mencintai.
Apa ga terlalu lama ya?! AFAIK(As Far As I Know), ga ada waktu terlalu lama atau terlalu cepat untuk urusan yang satu ini..
Bincang Bintang special feat BNCC’ers
Lagi-lagi BNCC mendapat undangan untuk bisa meramaikan acara talk show di salah satu stasiun TV swasta terkemuka di Indonesia, RCTI. Kita kemarin(281005), dijemput dengan mobil 5-6 mobil dari RCTI di kampus Anggrek.
Sebelumnya, gw ga tau acara bincang bintang ini formatnya seperti apa, jadi daripada linglung sendiri nantinya gw berusaha ngorek-ngorek informasi ke teman-teman kos..sayang, mungkin karena acaranya ga terlalu terkenal dan ditayangkan di malam hari walhasil ga ada yg tau acara itu. Tapi kayanya acara talkshow kayanya ga beda-beda jauh d. Paling membahas seputar tren minggu ini, film yang lagi dimainin sama si artis bintang tamu, album yang baru ditelorin, atau acara spesial yang jatuh pada minggu itu. Kali ini bintang tamunya adalah si mungil Nirina, si Sexy Denada, si kontroversial Angel Elga, dan pemain sinetron yang suka pake logat Madura (I forgot the name, but it sounds Ferry..something)
Dan ternyata emang ga jauh meleset dari dugaan gw, topik yang diangkat kali ini adalah film terbaru bergenre horror yang dimainkan dengan ciamik oleh Nirina berjudul “Mirror”, katanya siy film ini menceritakan anak yang bisa melihat kematian dimasa datang…Aih, gw sesuai selera ama gw..gw soalnya tipe penakut buat nonton yang beginian. Trus selain itu juga dibahas fenomena mudik dengan calo-nya dan antrian di loket-loket transportasi.
Banyak kejadian lucu disana, mulai dari kekocakan si Ferry sampe digodanya Angel oleh guest host soal hubungannya dengan Haji Rhoma…huahah, can’t LOL(Laugh Out Loud), Kocak habis!!! Btw, BNCC ga sendiri disana. Kita juga ditemani sama anak dari Univ Pancasila, dana beberapa teman dari Univ lain.
Ga pribadi datang ke acara itu cuma pengen ketemu Nirina, soalnya gw suka ama pembawaan dia yang luwes, ga sombong, smart, dan ga typikal cewek-cewek lain yang cuma nongkrong atau hang-out bareng ama teman-teman sekedar menghabiskan waktu.
Balik dari acara itu, gw bawa oleh-oleh…Foto bareng dengan Nirina!!

Kategori miskin untuk penyaluran dana kompensasi BBM
Berdasarkan keputusan pemerintah, masyarakat yang masuk ke daftar yang akan disebutkan dibawah ini akan dikategorikan miskin dan berhak mendapatkan dana kompensasi BBM sebesar R. 100ribu/bln/kk (bisa makan apa coba!?).
-. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 m2 per orang
-. Jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan
-. Jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah/tembok tanpa plester
-. Tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama dengan rumah tangga lain
-. Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik
-. Sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan
-. Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah
-. Hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu
-. Hanya membeli satu set pakaian baru dalam setahun
-. Hanya sanggup makan sebanyak satu/dua kali dalam sehari
-. Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/poliklinik
-. Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: Petani dengan luas lahan 0.5 ha, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan di bawah Rp.600.000 per bulan
-. Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD
-. Tidak memiliki tabungan/barang yang mudah di jual dengan nilai minimal Rp.500.000, seperti sepeda motor (kredit/non kredit), emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.
dan masih ada sekitar 50 Juta orang Indonesia yang termasuk ke dalam kategori tersebut…
