13.08 2009
Hari ini, 2 tahun lalu gue membuka chapter baru dalam hidup. 13 Agustus 2007 Gue dipinang oleh sebuah perusahaan telekomunikasi anak negeri. Tak terasa waktu cepat berlalu dan sudah 24 purnama gue lalui bersama orang-orang di dalamnya.
Dari cerita teman-teman seangkatan, 2 tahun mereka sudah kawin cerai dengan banyak perusahaan. Tentu saja alasannya mencari yang lebih baik (memang seharusnya begitu). Mulai dari segi jobdesc atau gaji.
Dulu, gue juga sering ’selingkuh’ dengan tawaran beberapa perusahaan. Ketika masih bekerja gue mengikuti beberapa tawaran dari perusahaan lain. Tapi semakin sering gue mengikuti proses perekrutan, semakin gue menyadari bahwa semua pekerjaan adalah sama. Sama dalam artian bahwa ‘Try to make a living’.
Ini memang bukan pekerjaan terbaik di dunia yang gue idam-idamkan, tapi paling tidak masih bisa gue jalani. Bukankah esensi dari kebahagiaan adalah ‘menikmati yang dimiliki, bukan menginginkan yang tak dimiliki’?
Gue (dan mungkin lo), mungkin sedikit dari orang yang beruntung yang masih bisa menikmati menjalani sebuah pekerjaan. Banyak orang yang saat ini masih mencari pekerjaan karena status pengangguran mereka, dan yang paling kasihan adalah mereka yang sudah bekerja tapi tidak bisa menikmati pekerjaannya.
Apa yang sudah gue dapat 2 tahun ini?
Materi? ga banyak..gue masih belum bisa nyicil rumah dan biaya nikah.
Pengalaman? gue merasa kemampuan menjadi downgrade.
Teman? hey..gue bisa mendapatkan teman di mana saja.
Lingkungan kerja? dimana-mana sama aja, gue pernah ngerasain yang lebih tertekan lagi.
Lalu apa yang membuat gue masih bertahan sampai saat ini? Pertanyaan sama yang sering gue tanyakan dan seringkali membuat gue takjub dengan jawaban yang muncul, dedikasi dan loyalitas. Terdengar bodoh, bukan?
Dedikasi&loyalitas yang gue maksud bukanlah sesuatu yang ingin gue tunjukkan ke perusahaan, tapi sesuatu yang ingin gue buktiin ke diri gue sendiri. Apakah gue bisa mensyukuri apa yang gue dapat dan menjalaninya dengan ikhlas atau gue dengan mudahnya mencari sesuatu di luar sana? Tidak ada target berapa lama lagi gue harus membuktikan ini, tapi waktu 2 tahun bukanlah waktu yang sebentar dan gue sudah cukup puas dengan apa yang gue lakukan.
It's nice to have your comment(s) here »»
Yosu
@Semua pekerjaan adalah sama kalo lu try to make a living.
Semua pekerjaan adalah berbeda kalo lu mencoba to put something of yours in the mall buat orang-orang liat dan kenali.
Riky Kurniawan
@the price of insecurity that some people have to pay.
They summon their security on something blink or thing that has so many buttons.
*am I being too sarcastic?*
duf
@wkwk.. setan lo yos…. gw jadi bingung mo nulis apaan.. keduluan terus.
Ranny
@ngena’ dan ngepas banget sama apa yang lagi aku rasain Ky ..thx yah buat postingannya
Riki Pribadi
@Get out bro…there’s alot of great things out there..