Motif
Pertama-tama, ada baiknya gw menceritakan sebuah cerita mengenai peranan motif pada sebuah perbuatan.
Bapak Abe mempunyai sebuah mobil taxi yang selalu digunakannya untuk mencari nafkah keluarganya, Mobil tersebut setiap harinya selalu dilempari buah busuk oleh anak-anak di persimpangan. Hal ini selalu berulang selama hampir 2 minggu. Pak Abe sudah beberapa kali mengambi tindakan, namun ulah iseng anak-anak tersebut sangat susah untuk ditanggulangi. Ketika ditanya alasan kenapa mereka selalu melempari mobil pak Abe, mereka menjawab “Karena kami senang melakukannya, kami tertawa bersama, kami senang jika mobil tersebut lewat dan kami mengenai target yang kami inginkan”. Melihat tindakan yang diambil selama ini tidak membuahkan hasil, pak Abe menggunakan cara lain.
Pak Abe menemui anak-anak tersebut dan menawarkan sebuah perjanjian, selama 2 minggu jika mereka mengenai sebuah target yang ditentukan oleh pak Abe, mereka akan di bayar Rp.5000. Mereka setuju dan setiap harinya beberapa anak menerima bayaran dari pak Abe. 2 Minggu berikutnya, pak Abe dan anak-anak tersebut membuat perjanjian lagi, jika mereka bisa melempar dengan baik ke target yang telah ditentukan pak Abe, mereka ana menerima bayaran sebesar Rp.3000. Awalnya mereka tidak setuju.Pak Abe bukanlah orang yang kaya, dengan sedikit pengertian yang diberikan pak Abe akhirnya mereka setuju juga. 4 minggu telah berlalu sejak perjanjian pertama.
Di minggu berikutnya, pak Abe meminta maaf kepada anak-anak tersebut karena tidak bisa lagi memberikan imbalan jika mereka melempar target dengan baik karena alasan keuangan. Keesokan harinya, ketika pak Abe melewati jalan yang sama, tidak terdengar lagi suara buah yang dilempar, tidak ada lagi keramaian di persimpangan jalan, dan mobil pak Abe tidak perlu lagi untuk dicuci setiap hari.
Moral yang bisa diambil dari cerita diatas adalah.
ketika perbuatan tidak bisa diubah, maka ubahlah motif dari perbuatan tersebut
Memang cerita yang tersurat diatas agaknya kurang sesuai untuk dijadikan contoh, namun disini yang hendak saya sampaikan adalah makna dari cerita yang tersirat didalamnya. Anak-anak tersebut melempari mobil pak Abe dikarenakan mereka senang melakukan itu meskipun tidak mendapat imbalan, ketika imbalan diberikan kesenangan mereka semakin memudar dan hilang digantikan oleh materi. Mereka tidak menemukan kembali kegembiraan yang pernah ada diantara mereka, kini mereka seolah-olah kehilangan “jiwa” akan permainan yang dulu mereka lakukan bersama-sama.
Motif merupakan sebuah stimulus dari perbuatan seseorang, tanpa motif berat rasanya melakukan tindakan. Banyak sekali motif yang dapat merangsang sebuah tindakan, namun motif-motif besar dapat dibagi sebagai berikut:
-. Cinta
Inilah motif terbesar yang pernah ditemukan. Orang bisa menahan lapar, lupa akan waktu, dan tak merasakan sakit karena cinta. Motif inilah yang membuat seorang Ibu dan Ayah membesarkan anak-anaknya, seorang abang becak yang manggayuh rodanya demi mencari nafkah buat keluarganya.
-. Uang/Materi
Motif ini kadang bisa mengalahkan motif cinta. Jika sesorang membutuhkan atau haus akan uang, maka dia akan melakukan apa saja untu mendapatkannya. Seorang penjahat yang lapar karena kekurangan uang atau seorang pengamen yang tahan bernyanyi dibawah teriknya matahari. Motif ini bagaikan dua buah mata pisau, yang harus dilandasi dengan iman yang kuat. Pejabat yang mempunyai kekuasaan jika salah mengartikan motif ini akan melakukan tindakan korupsi, Pemuda yang kalap akan gemerlapnya dunia bisa menjual barang-barang haram, atau teman yang dapat menkhianati teman lainnya demi mendapatkan pekerjaan.
-. Persahabatan
“You are what your friends”, kualitas seseorang bisa dilihat dari siapa saja teman-temannya.
-. Rasa Ingin tahu
Karena inilah lampu bisa ditemukan oleh Edison, Linux dibuat oleh Torvalds, dan anda membaca blog saya sampai habis.
-. Balas dendam
one word to this, “don’t!”
Mungkin masih banyak motif-motif lain yang melandasi sebuah tindakan, dan silahkan Anda tambahkan sendiri di bagian komentar
It's nice to have your comment(s) here »»

Nadia Ayumi
@:(( Hal diatas telah saya baca sampai habis. Cerita dari blog Anda telah membuka sebuah jalan pemikiran baru bagi saya
Oskar Syahbana
@Nice one! Setuju sama Nadia, engga pernah kepikiran sebelumnya. Boleh diquote kan?
Yg Dee Taksaka 1
@Sama dengan saudari Nadia. Hal ini akan saya renungkan baik2[-(