2012 minus 2
Tahun lalu apa-aja-yang-pengen-gue-capai tidak dijadikan konsumsi publik. Evaluasinya adalah beberapa hal lupa dijalanin karena tidak dicatat, tapi target yang masuk daftar have-to-do alhamdulillah sukses dijalanin seperti melanjutkan kuliah dan aktif di organisasi sosial. Kalo gue simpulkan, tahun lalu adalah tahun kesabaran dan komitmen. Kalo di tahun² sebelumnya, gue bisa dengan seenaknya lakuin ini itu kesana kemari..kalo tahun ini ga bisa begitu karena beberapa kegiatan seperti kuliah dan Klub sosial sangat menyita waktu.
Jika dibandingkan antara tahun 2008 dan 2009, gue semakin meyakini sebuah hipotesa bahwa jika kita membagi mimpi kita pada dunia, dunia akan berkonspirasi dan bersinergi bersama untuk mewujudkannya. Jangan takut untuk tidak bisa mewujudkan mimpi yang ada, tapi takutlah untuk takut bermimpi.
Dengan menggabungkan metode S.M.A.R.T dan teknik MindMap, gue mencoba merangkai dan memvisualisasikan target tahun depan. Semuanya Insya Alloh bisa dicapai, this is a promise I make to fellow readers and to myself. Insya Alloh buat orang on-time (makhluk langka!) seperti gue, adalah 95% usaha kita dan 5% ketentuan Alloh. 5% itu kalau di surat kontrak masuk ke pasal Force Majeure.
Resolusi 2010
Rubicaholic
Selama 4 hari di sela² gawean kantor dan kuliah, gue belajar bagaimana cara menyusun rubik. Candu ini berawal dari berita di TV ada yang bisa menyusun rubik dalam waktu hanya 17 detik. Gue dan Nda berdecak kagum dengan dan penasaran gimana bisa nyusun kotak 3×3 tersebut.
Akhirnya minggu lalu gue membeli rubik pertama. Jujur aja, gue rada nyesel baru kenal ama permainan ini. Kenapa? karena banyak banget nilai-nilai yang bisa di dapat dari permainan sederhana ini. Gue yang sangat amat lemah dalam hal memorizing dan dimensi, membutuhkan permainan seperti ini. Waktu tes IQ SMU dulu, nilai test ruang dimensi gue adalah nilai yang paling ancur.
rubik pertama ini gue beli di Gramedia Semanggi Plasa, tepatnya di sudut Corbuzier Shop. Dari si penjual, ada beberapa tipe rubik berdasarkan kualitas, bentuk dan warna. Karena ini permainan baru, gue ga mau neko² dulu. Rubik 3×3 is fine for a start. Rubik 3×3 ini ada banyak ragam, mulai dari yang asli sampai yang DIY (Do it Yourself). Secara komposisi warna, sama aja. Yang membedakan adalah kualitas putaran (mudah diputar dan sulit diputar) dan apakah warnanya di cat atau pake stiker.
Rubik 3×3 terdiri dari 6 warna. Selain itu, ada 2 standar komposisi warna yang diakui International. Yaitu komposisi ala USA dan komposisi ala Jepang. Yang membedakan hanya susunan warna hijau dan biru saja. Sebuah fakta yang tidak mempengaruhi hasil akhir.
1 hari pertama gue pengen tes tanpa bantuan apapun, dan hasilnya adalah sebuah susunan kubus yang tidak berpola. Tidak ingin membuang waktu lebih banyak, gue pun mulai mencari artikel dan tutorial mengenai rubik ini. Ternyata, selama ini gue hanya melompat-lompat dalam tempurung. Banyak banget metode dan algoritma yang harus dilakukan untuk bisa menyusun sebuah rubik. Ada metode layer by layer, metode corner dna metode lainnya. Untuk yang beginner kaya gue, metode layer by layer adalah awal yang bagus untuk belajar.
Selain belajar algoritma dari Jessica Fridrich tersebut, ga ada salahnya juga menonton video berseri berikut: video menyusun rubik seri satu dan video menyusun rubik seri dua.
Jika sudah mempelajari algoritma yang ada, rubik tidak lagi menjadi sebuah benda yang menakutkan lagi. Dan sekarang, dalam waktu 5 menit rubik sudah tersusun kembali. Masih jauh dari rekor dunia < 20 detik dan rekor Virkill dkk di komunitas rubik. Mereka bisa menyelesaikan rubik dengan mata tertutup dan hanya satu tangan.
Nilai-nilai yang gue dapat selama belajar Rubik:
1. Ga usah gengsi belajar dari metode yang sudah ada, belajar tanpa metode hanya akan menghabiskan waktu. Fakta #16. Jika seseorang mencoba secara acak untuk menyelesaikan permainan ini, maka waktu yang diperlukan akan melebihi umurnya sendiri.
2. Lupa makan, lupa nelpon pacar, lupa kerja karna penasaran nyusun rubik.
3. Setelah berhasil, pola pikir ruang kita akan meningkat tajam.
4. Klo udah bisa, starving for speed and another challenge buat selesaikan rubiknya.
5. Ini ga cuma berlaku buat rubik aja, semuanya bisa dipelajarin jika sungguh-sungguh. Nothing is impossible if you desperately want it.
Bangsa Kasihan
Kasihan bangsa yang mengenakan pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak mereka panen,
dan meminum anggur yang mereka tidak memerasnya.
Kasihan bangsa yang menjadikan orang dungu sebagai pahlawan
dan menganggap penindasan sebagai hadiah.
Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya ketika bangun.
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar kecuali di atas reruntuhan,
dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya sudah berada di antara pedang dan landasan.
Kasihan bangsa yang negarawannya srigala,
filosofnya gentong nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.
Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan terompet kehormatan
namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan terompet lagi.
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.
Kasihan bangsa yang terpecah-pecah, dan masing-masing pecahan menganggap dirinya sebagai bangsa.
dari : Kahlil Gibran, “Cinta Keindahan Kesunyian”, Yayasan Bentang Budaya, 1997.
Antusias pembeli dalam launching Esia Gayaku
Esia kembali membuat gebrakan. Kali ini Esia mengeluarkan hape murah dengan fitur canggih untuk meramaikan pasar gadget nasional. Hape yang memiliki segudang fitur ini dibanderol dengan harga hanya Rp.99.000 saja. Esia mencoba memberikan pilihan pada masyarakat dengan memanfaatkan fenomena Facebook yang saat ini sedang membooming.
Seperti biasanya, setiap acara yang diadakan Esia selalu mendapat antusias yang meriah dari masyarakat. Promosi yang secara nyentrik tampil di halaman koran nasional mampu membius masyarakat untuk hadir dan membeli produk anyar yang melengkapi jajaran koleksi hp murah dari Esia tersebut.
Tampaknya Esia ingin mengulangi kesuksesan penjualan hp huawei C2601 yang legendaris terdahulu.
Esia bekerjasama dengan vendor Nexian menawarkan sebuah HP yang sesuai dengan kebutuhan terkini masyarakat yang gaul dan trendy. HP yang diberi nama Esia Gayaku kaya akan fitur gaul diantaranya facebook, fitur karaoke, radio FM dan fitur musik yang dikemas dengan desain yang mungil nan trendy. Tawaran Esia ini memberikan jawaban ke masyarakat bahwa hp canggih ga perlu mahal.
Dengan membaca tren yang berkembang di masyarakat, rasanya tak lengkap fitur sebuah hp jika tidak bisa mengakses jejaring pertemenan yang sedang populer yaitu Facebook. Melihat ‘kebutuhan pokok’ itulah Esia berusaha masuk ke pasar hp gaul dengan menawarkan fitur yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat tapi dengan harga murah, sesuai dengan ciri khas Esia murah tapi berkualitas.
Launching hp Esia gayaku diadakan di Plasa EX tanggal 25 November 2009, acara yang semula dibuka pukul 11 siang sudah dipadati pengunjung dari pagi hari. Pengunjung datang dari berbagai daerah di Jakarta berdatangan jauh sebelum waktu launching yang dijanjikan. Alhasil antrian sudah berbaris panjang ketika mendekati siang hari. Bahkan, pada pukul 8 sudah ada yang datang demi mendapatkan antrian paling depan dan membawa pulang hp yang seharusnya dijual dengan harga Rp. 299.000.
Pada jam 11, lantai dasar dan parkir plasa EX sudah banyak dikerumuni massa yang tak sabar untuk segera memiliki hp Esia gayaku, padahal acara sendiri baru akan dimulai pada pukul 11.30. Jumlah calon pembeli yang hadir sepertinya jauh diatas perkiraan dari panitia yang ‘hanya’ menyediakan jatah kurang dari 10.000 nomor untuk alokasi Jakarta.
Panitia pun kewalahan dan ingin acara di undur hingga pukul 3 untuk persiapan yang lebih matang. Peserta yang sudah datang dari pagi tidak rela harus menunggu lagi dan beberapa dari mereka berinisiatif untuk membantu agar antrian menjadi lebih rapi, penjualan pun diteruskan. Untuk mendapatkan hp tersebut dengan harga miring, calon pembeli diwajibkan untuk menukarkan brosur iklan Esia gayaku ketika membeli produk.
Jumlah panitia juga ditambah untuk melayani calon pembeli yang sudah datang dari jauh dan rela mengantri dari pagi hari.
Tak heran jika masyarakat rela mengantri demi mendapatkan hp murah dengan spesifikasi radio FM, bisa Facebook-an, warna 65 ribu di layar 1.5 inchi, baterai yang tahan 120 jam pada kondisi siaga, 3 jam waktu bicara, bisa menyimpan 500 kontak dan 350 sms yang tersedia dalam warna orange, hijau dan hitam.
Dengan kelebihan yang ditawarkan tersebut, wajar saja antrian yang awalnya hanya ada di dalam gedung plasa EX dipindahkan ke area parkir yang lebih luas dan lega. Sukses terus untuk Esia akan inovasi produk murah dan bersaing!
Jadi, mau gaya ga harus mahal kaan..
